#UPDATE INFO:

Jumat, 12 Februari 2016

Merawat dan Memelihara Hamster untuk Pemula

(Ilustrasi)

Hamster merupakan salah satu hewan lucu yang dapat anda jadikan alternatif untuk dijadikan hewan peliharaan. Hewan yang termasuk hewan pengerat ini cukup menyenangkan untuk dijadikan hewan peliharaan karena memiliki ukuran yang kecil sehingga lucu untuk dipegang dan juga sangat mudah dalam hal perawatannya. Selain itu juga merawat dan memelihara Hamster tidak memerlukan kandang yang besar dan juga biaya yang besar.

Namun jika anda adalah orang yang baru mau memelihara Hamster maka ada beberapa hal yang tentunya harus anda ketahui tentang bagaimana cara merawat dan memelihara Hamster yang baik dan benar. Banyak pemula yang tidak mengetahui bagaimana cara merawat dan memelihara Hamster yang benar sehingga banyak Hamster yang mereka pelihara mati. Untuk itulah akan diberitahukan bagaimana cara merawat dan memelihara Hamster untuk pemula yang baik dan benar.
  • Hal pertama yang harus di lakukan jika anda ingin memelihara Hamster adalah jangan pernah menebar makanan di dasar kandang Hamster anda. Hal tersebut dikarenakan akan membuat kandang Hamster anda menjadi cepat kotor dan juga bau sehingga akan sangat mudah mengandung berbagai penyakit. Untuk itu belilah wadah makanan dan sangat disarankan untuk memilih wadah makanan yang berat dan bukan yang ringan karena wadah makanan yang berat tidak akan mudah tergeser atau tumpah.
  • Perhatikan kebersihan kandang, ganti pasir atau serutan kayu yang anda gunakan untuk alas kandang minimal sekali dalam seminggu. Jika anda jarang mengganti pasir dan serutan katyu maka akan membuat Hamster anda terlihar lebih lusush dan bulunya terlihar kotor. Sebetulnya salah satu manfaat pasir maupun serutan kayu adalah untuk membersihkan bulu Hamster dan juga menyerap air kencing. Jadi jika anda tidak mengganti atau jarang mengganti alas kandang Hamster anda maka sama saja anda membiarkan Hamster anda menjadi bau dan kotor.
  • Berikan makanan yang memiliki kandungan gizi yang baik dan rendah lemak. Jangan terlalu sering memberikan biji bunga matahri kepada Hamster anda. Biji bunga matahari memang merupakan makanan kesukaan Hamster akan tetapi biji bungan matahari memang merupakan makanan yang mengandung banyak lemak yang akan membuat Hamster anda terkena obesitas yang akan membuat Hamster anda terkena sakit jantung. Untuk itu sangat disarankan memberikan makanan yang bervariasi seperti kacang hijau dan juga kedelai yang memiliki kandungan lemak yang minim dan juga kaya akan gizi, begitu juga dengan beras merah yang memiliki banyak kandungan gizi.
  • Jangan memegang Hamster saat kondisinya sedang berdiri atau saat mereka sedang bermain, karena hal tersebut akan membuat mereka kaget dan menjadi stres. Untuk itu sangat disarankan untuk memegang Hamster dalam keadaan duduk karena hal tersebut akan membuat mereka jauh lebih nyaman.
  • Jangan pernah menjemur Hamster anda di bawah terik matahari karena Hamster merupakan hewan nokturnal yang lebih banyak menghabiskan waktu di malam hari dan pada siang hari lebih banyak tidur. Untuk itu mereka sangat tidak cocok di jemur di bawah sinar matahari dan jauh lebih baik di taruh di tempat teduh.
  • Hamster adalah hewan yang sangat sensitif terhadap bau dan Hamster juga bisa mendeteksi anda dari bau anda sehingga sebelum memgang Hamster anda pastikan untuk mencuci tangan anda dengan sabun agar bau asing di tangan anda lenyap.
  • Jangan Memberikan coklat, jeruk, bawang merah, bawang bombay, bawang putih, seledri, dan daun bawang dan makanan dengan bau aroma yang mencolok lainnya. Walaupun Hamster merupakan hewan omnivora yang bisa memakan apa saja, akan tetapi tetap saja hewan ini tidak kuat dengan makanan yang beraroma kuat termasuk aroma eraroma citrus.
  • Hati - hati dalam memandikan Hamster langsung di air. Untuk memandikannya cukup dengan merendamnya. Jika anda langsung memandikannya dapat memicu pneumonia, karena mereka merupakan hewan yang sebenarnya barasal dari habitat gurun dan tidak cocok dengan air.
  • Taruh kandang di tempat yang tidak ramai. Tempat yang bising dan juga ramai akan sangat mengganggu karena mereka pada habitat aslinya lebih menyukai tempat yang sepi dan juga tersembunyi. 

Itulah beberapat tips cara merawat dan memelihara Hamster untuk pemula. Ada banyak sekali tips dan caranya, akan tetapi yang paling penting adalah menyayangi hewan peliharaan anda karena hewan peliharaan ibarat sahabat yang jika diberikan kasih sayang tentunya akan lebih jinak dan juga lebih dekat. (#)

)*sumber: www.carauntuk-terbaru.blogspot.co.id

>>Back to: Artikel dan Tips!

Kamis, 11 Februari 2016

Jenis-jenis Hamster di Indonesia dan Sifatnya

Bagi anda yang sudah bulat akan membeli Hamster, tetapi anda bingung akan memilih jenis Hamster mana yang sebaiknya anda pelihara dan anda juga belum mengenal jenis-jenis Hamster dengan baik. Hamster termasuk dalam ordo rodentia atau hewan pengerat, sehingga bisa dikatagorikan kerabat tikus. Hamster adalah binatang malam, waktu siang di pergunakan untuk tidur dan istirahat sedangkan pada malam hari di pergunakan untuk main, mencari makan dan berkembang biak.

Setiap Hamster memiliki kepribadian yang unik dan memiliki sifat yang berbeda pula dengan setiap masing-masing Hamster. Dari setiap jenis Hamster ada sifat dan karakter khusus yang bisa di tonjolkan. Ciri-ciri khusus inilah yang akan dibahas, teori yang tertulis disini mungkin sedikit berbeda dengan kenyataan dan berbeda dengan pendapat orang lain. Ini hanya garis besar ciri-ciri dan sifat umum dari setiap jenis hamster yang ada di Indonesia.

Di Indonesia saat ini terdapat 5 jenis Hamster, yaitu:
  1. Hamster Syrian;
  2. Hamster Campbell;
  3. Hamster Winter White;
  4. Hamster Roborovski;
  5. Hamster Hybrid.
Jika anda menemukan penjual yang menjual jenis Hamster di luar kelima jenis di atas, maka dapat dipastikan penjual itu tidak tau apa-apa tentang Hamster tersebut dan biasanya mereka menciptakan 'nama baru' versi masing-masing penjual.

HAMSTER SYRIAN

Hamster Syrian memiliki sebutan lain yaitu 'Hamster Lokal' dan 'Giant Hamster'. Di sebut 'Hamster Lokal' karena asalnya dari Indonesia tapi katanya sih karena di ternakan di Indonesia (padahal Hamster lain juga diternakkan di Indonesia). Di sebut 'Giant Hamster' karena memang ukuran tubuhnya paling besar diantara jenis Hamster lainnya yang ada di Indonesia. Kenyataannya di dunia ini ada jenis Hamster yang paling besar dan bahkan menyandang nama resmi sebagai 'Giant Hamster' tetapi Hamster jenis ini termaksud Hamster liar dan tidak dapat di pelihara oleh manusia ataupun diperjualbelikan.

Kelebihan dari Hamster Syrian yaitu karena Hamster ini ukurannya besar dan gerakannya relatif lambat di banding dengan Hamster jenis lain, mudah di pegang dan mudah di jinakan sehingga sangat cocok untuk anak-anak. Hamster Syrian juga memiliki banyak variasi warna, mulai dari yang polos sampai yang memiliki berbagai corak warna. Kelebihan lainnya adalah Hamster Syrian satu-satunya memiliki jenis bulu yang panjang (long hair).

Hamster Syrian bersifat soliter (penyendiri) jadi bagi anda yang ingin memeliara Hamster 1 ekor saja, Hamster Syrian adalah yang paling tepat untuk di pelihara tanpa takut Hamster itu akan kesepian.

Kekurangan Hamster Syrian adalah karena Hamster ini kurang populer lagi sekarang di Indonesia, walaupun di luar negeri Hamster jenis ini masih sangat populer karena sebagian besar Show Hamster adalah untuk memperlombakan Hamster jenis ini, kekurangan lainnya adalah pengeluaran uang yang lebih besar untuk kandang, makanan dan serbuk kayu karena ukuran tubuhnya yang besar memerlukan segala sesuatunya dalam jumlah yang lebih banyak.



# Kekhususan Syrian
  • Nama latin: Critetinae Mesocricetus Auratus
  • Tidak suka menggigit
  • Ukuran dewasanya rata-rata mencapai 12-20 cm
  • Masa kehamilan Hamster Syrian rata-rata 15-20 hari
  • Batas umur rata-rata 1,5-3 tahun (bila dirawat dengan baik)
  • Umur siap kawinnya relatif cepat (2-3bulan)
  • Mudah dijinakkan
  • Soliter (hidup menyendiri)

HAMSTER CAMPBELL

Hamster Campbell adalah Hamster mini yang memiliki paling banyak variasi warna dan tipe bulu, karakter yang menonjol dari Hamster ini adalah sifatnya yang 'lebih berani' dibandingkan dengan jenis Hamster yang lain. Untuk saat ini Hamster Campbell masih menyandang sebutan sebagai 'Hamster Galak' karena sering menggigit tangan kita, tapi yakinlah dengan perlakuan lembut dan usaha untuk menanamkan kepercayaan, Hamster Campbell ini bisa menjadi jinak dan teman yang sangat menyenangkan.

Kelebihan Hamster Campbell adalah memiliki banyak variasi warna dan tipe bulu sehingga anda dapat memilih banyak pilihan. Hamster ini terbilang pandai untuk ukuran seekor Hamster dan ada sedikit tantangan bagi anda untuk menjinakan Hamster Campbell yang selama ini dikenal galak.

Kekurangan Hamster Campbell adalah karena banyaknya Hamster Campbell yang 'salah asuh' dan menjadi galak, tentu saja Hamster ini tidak cocok untuk anak kecil dan orang yang tidak rela terkena gigitannya. Hamster ini sering diternakkan secara massal sehingga kualitasnya banyak yang menurun, sama seperti Hamster Syrian.



# Kekhususan Campbell
  • Nama latin: Cricetinae Phodopus Sungorus Campbell
  • Suka menggigit
  • Ukuran dewasanya rata-rata mencapai 9-15 cm
  • Masa kehamilan Hamster Campbell rata-rata kurang dari 20 hari
  • Batas umur rata-rata 2-2,5 tahun (bila dirawat dengan baik)
  • Umur siap kawinnya relatif cepat (2-3bulan)
  • Berkoloni (hidup berkelompok)

HAMSTER WINTER WHITE

Hamster Winter White ini memiliki penampilan yang mirip dengan Hamster Campbell, tetapi ada perbedaan ciri fisik dengan Hamster Campbell. Hamster Winter White dewasa ukurannya sedikit lebih kecil dibandingkan dengan Hamster Campbell dan umumnya hanya memiliki 3 jenis variasi warna yaitu: Normal, Sapphire dan Pearl. Karakter Hamster jenis ini lebih tenang dan banyak juga yang penakut, dan kalau jinak Hamster ini senang memanjat ke tangan manusia.

Kelebihan Hamster Winter White ini yaitu lebih jinak dibanding dengan jenis Hamster yang lain, dan Hamster jenis ini bisa berubah warna menjadi putih jika ditempatkan di ruangan yang dingin dan kembali menjadi warna aslinya jika ditempatkan di suhu yang normal

Kekurangan Hamster Winter White ini yaitu lebih malas dibandingkan dengan Hamster jenis yang lain dan lebih banyak mengabiskan waktunya untuk tidur daripada untuk bermain. Hamster Winter White ini ada juga yang galak dan suka menggigit, untuk kasus seperti ini biasanya menggigit lebih keras daripada Hamster Campbell dan sering tidak mau melepaskan gigitannya, berbeda dengan Hamster Campbell yang biasa menggigit tapi kemudian langsung kabur.



# Kekhususan Winter White
  • Nama latin: Phodopus Sungorus Sungorus
  • Pemalas
  • Ada yang suka menggigit dan ada yang tidak
  • Ukuran dewasanya rata-rata mencapai 9-12 cm
  • Masa kehamilan Hamster Winter White rata-rata 15-21 hari
  • Batas umur rata-rata 2-2,5 tahun (bila dirawat dengan baik)
  • Umur siap kawin tergolong lama (4-5bulan)
  • Berkoloni (hidup berkelompok)

HAMSTER ROBOROVSKI

Hamster Roborovski merupakan Hamster yang paling kecil diantara jenis Hamster lainnya. Hamster ini memiliki gerakan yang paling lincah, suka berlari dan melompat dan cenderung lebih takut kepada manusia dibanding dengan jenis yang lain. Hamster Roborovski umumnya hanya mempunyai 2 variasi warna yaitu: Normal dan White Face (muka putih) dengan warna bulu kurang lebih sama yaitu punggung kekuningan dan bagian perut putih.

Kelebihan Hamster Roborovski yaitu salah satu Hamster yang paling digemari juga ukurannya yang paling kecil dan mukanya yang paling berbeda dibanding dengan jenis Hamster yang lain, lincah dan suka bermain. Kekurangan Hamster Roborovski yaitu sulit dipegang karna biasanya mereka melompat jika berada di tangan manusia, terlalu kecil untuk di genggam dengan nyaman, sifatnya terlalu penakut.



# Kekhususan Roborovski
  • Nama latin: Cricetinae Phodopus Roborovskii
  • Lincah dan suka berlari
  • Tidak menggigit
  • Sulit untuk dijinakkan
  • Ukuran dewasanya rata-rata mencapai 4-5 cm
  • Masa kehamilan Hamster Roborovski rata-rata 20-30 hari
  • Batas hidup rata-rata 2-4 tahun (bila dirawat dengan benar)
  • Umur siap kawin tergolong lama (7-8bulan)
  • Berkoloni (hidup berkelompok)

HAMSTER HYBRID

Yang dimaksud dengan Hamster Hybrid adalah Hamster yang lahir dari hasil persilangan antara Hamster Campbell dengan Hamster Winter White. Hamster ini tidak boleh mengikuti show dan biasanya hanya beredar di kalangan hobits yang suka mengumpulkan jenis-jenis Hamster. Saat ini di Indonesia sendiri Hamster Hybrid di jual dengan harga yang mahal karena dianggap sulit dihasilkan, tapi ini hanya mitos. Jika anda mengetahui induk dari Hamster Hybrid ini, anda akan mendapat menghasilkan Hamster Hybrid dengan mudah.



Tapi menurut info yang saya ketahui, hal ini sangat tidak di anjurkan karena dapat merusak genetika Hamster yang bersangkutan.

Hamster Hybrid rata-rata mengambil bentuk seperti Winter White. Oleh karena itu banyak yang mengakategorikan Hamster ini sebagai Winter White, jika anda tidak berminat unuk memilih Hamster Hybrid dan anda harus berhati-hati ketika ingin memilih Hamster terutama untuk jenis Winter White. Kelebihan Hamster Hybrid yaitu sifatnya hampir sama seperti Hamster Winter White. Kekurangan Hamster Hybrid yaitu dari beberapa catatan, Hamster Hybrid lebih rawan terkena penyakit seperti tumor dan diabetes. (#)

)*sumber: www.lukcyyogaa.blogspot.co.id

>>Back to: Artikel dan Tips!
 

Rabu, 10 Februari 2016

Memahami Hamster

(Ilustrasi)

Ketika anda berencana untuk merawat Hamster, tujuan utama perawatan tersebut adalah melengkapi kebutuhan Hamster, baik kandang, makanan, air dan permainan. Hamster adalah binatang yang hidup di gurun yang membutuhkan tempat kering dan hangat. Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah: Hindari menjaga Hamster dalam akuarium, kandang kaca atau tempat yang yang memudahkan binatang ini terkena kelembaban.

Carilah kandang yang dibuat khusus untuk Hamster, seperti kandang yang terbuat dari kawat. Kandang tersebut pun harus diisi dengan permainan seperti roda, tabung, menara, terowongan dan permainan lain yang bertujuan untuk melatih perkembangan dan pertumbuhan Hamster.

Selain memperhatikan kandang, diet juga termasuk elemen penting dalam mengurus Hamster, air segar harus tersedia setiap saat, yang ditempatkan pada botol yang telah disiapkan secara khusus.

Untuk menghindari bulu Hamster terkena air, jangan menyimpan minuman Hamster pada piring atau mangkok. Seperti yang telah kami paparkan, Hamster adalah binatang peliharaan yang hidup pada tempat yang kering sehingga menghindarkan Hamster dari air dan kelembaban adalah prioritas utama dalam perawatannya.

Untuk makanan, anda dapat memperolehnya di pasar ataupun penjual makanan ternak dalam pemenuhan gizi Hamster. Selain dari makanan kemasan, anda juga dapat mencoba makanan lain seperti irisan apel, wortel dan sayur kangkung. Jenis makanan ini sangat cocok untuk pertumbuhan Hamster. Yang perlu diperhatikan adalah pemberian makanan Hamster ketika merasa lapar.

Jangan berpikiran bahwa Hamster hanya butuh makan pada waktu tertentu. Semisal pagi, siang dan malam saja. Karena hal itu berpengaruh pada perkembangan psikologis hewan ini. Sebaiknya anda mendatangi dokter hewan, untuk memastikan makanan dan waktu apa yang cocok bagi hewan peliharaan ini.

Daftar perawatan Hamster selanjutnya adalah memperhatikan tempat tidurnya, pastikan tempat istrahat Hamster dibuat sealami mungkin, diberi permainan yag tidak menimbulkan kebisingan, dan dibuat senyaman mungkin.

Tempat tidur yang nyaman serta permainan yang cocok bagi Hamster bertujuan untuk mencegah Hamster mengembangkan kondisi yang disebut ketumpulan. ketika hewan peliharaan seperti Hamster tidak memiliki tempat tidur yang tenang dan tidak memiliki kegiatan permainan yang memadai, hal itu akan berdampak pada kesehatan dan mental hewan tersebut.

Dampak lain yang diakibatkan dari ketidaknyaman tersebut adalah Hamster dapat berubah jahat yang dapat menyerang dan menggigit anda. Makanya banyak yang kita temui, Hamster yang tidak jinak dan menyerang orang yang menyapanya, Usahakan perlakukan Hamster seperti manusia dalam hal pemenuhan kandang dan perlakuan terhadapanya.

Setelah anda mengetahui bagaimana cara merawat Hamster, saatnya untuk mengunjungi toko hewan untuk mendapatkan Hamster yang sesuai dengan keinginan anda. Pastikan toko tersebut memelihara Hamster dalam keadaan baik dan bersih, pastikan dengan teliti hewan peliharaan tersebut tidak cacat dan sakit, dan pastikan semua pertanyaan yang anda lontarkan terjawab baik oleh karyawan.

Setelah dibawah ke rumah dan diletakkan pada kandangnya, biarkan sehari atau lebih untuk menyesuaikan Hamster dengan lingkungannya, setelah itu lakukanlah perawatan yang penuh dengan kasih sayang dan tidak menyakitinya.

Hamster adalah salah satu hewan yang sering kali dijadikan peliharan oleh sebagian orang. Hamster bukanlah seekor hewan yang tergolong agresif, apalagi hewan buas. Karakter Hamster bukanlah seekor binatang yang suka menyerang makhluk hidup yang lain. Justru kebalikannya, Hamster lah yang sering menjadi buruan beberapa hewan.

Karakter Hamster yang tidaklah buas menjadikan banyak orang memilihnya untuk diperlihara. Tubuh mungil, pawakan yang lucu dengan bulu lembut dan suka berlarian itulah yang membuat banyak orang menggemari seekor Hamster. Cara memelihara Hamster pun tidaklah rumit dan juga biaya pemeliharaannya relatif murah.

Meskipun tidak banyak orang yang mengeluh soal keganasan hewan yang satu ini, namun untuk sebagian orang pemula yang memelihara Hamster masih terdapat kesulitan untuk menjadikan Hamster bersahabat, alias jinak.

Sering juga ditemui para pemilik Hamster harus menerima gigitan dari peliharannya itu. Yah, walaupun memang gigitannya tidak terlalu menyakitkan lantaran gigi yang dimilikinya tidak terlalu tajam, akan tetapi tetap saja memperoleh gigitan dari Hamster adalah sesuatu yang tak nyaman.

Tak pelu khawatir, hal itu masih dapat diatasi. Hamster dapat bersifat agresif dikarenakan lingkungan sekitar kandang yang kurang nyaman.

Kondisi suhu yang terlalu panas, kemudian banyak polusi udara serta adanya hewan lain didekatnya akan menjadikan Hamster pun stress dan memicu menjadi agresif. Perlakuan pemilik pun menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Hamster bersifat agresif. Jika sang pemilik merawat dengan cara yang kurang lembut, Hamster bisa jadi agresif dengan bau manusia.

Selain itu, cara memegang yang salah juga dapat berakibat gigitan dari si Hamster. Untuk anda yang baru saja memelihara Hamster, jangan langsung mengajaknya untuk bermain main dengan anda. Terlebih dahulu biarkan si Hamster mengenal kandangnya, mengenali bau dari lingkungan yang akan ditempatinya sehari-hari.

Seekor Hamster yang telah mengenal tempat barunya, biasanya nampak memberikan tanda pada tempat-tempat tertentu yang menurutnya adalah tempat yang nyaman. Nah, setelah anda merasa Hamster milik anda sudah mulai nyaman dengan kandang barunya, barulah coba untuk memegang dan mengajaknya bermain. Hamster adalah hewan yang mengandalikan indera penciuman untuk mengenali apapun yang ada di sekitarnya. Maka, bau khas anda pun bakal dikenal oleh Hamster. (#)

)*sumber: disadur dari www.arwini.com

>>Back to: Artikel dan Tips!

Selasa, 09 Februari 2016

Perawatan Harian Penting untuk Hamster

(Ilustrasi)

Mungkin sobat sudah tahu mengenai jenis dan karakter masing-masing Hamster dan sudah memutuskan untuk merawat Hamster yang anda pilih. Jangan sampai tidak tahu ya karena dengan sobat tahu akan jenis dan karakternya itu adalah poin utama dalam merawat Hamster. Kunci utama lainnya adalah dengan memberinya perhatian dan kasih sayang; maka, dia akan jatuh cinta juga kepadamu sehingga akan lebih mudah juga mengatur dan merawat Hamster untuk step selanjutnya.

Oke, next saya akan kasih tahu poin-poin untuk merawat Hamster. Simak baik-baik ya sobat ...
  1. Jangan lupa kasih makan ya, entar meninggal sebelum waktunya. Kasih makannya juga tidak usah sering kok. Riset membuktikan bahwa Hamster hanya diberi makan 1x dalam sehari dengan takaran 5 gram pakan akan tetapi jika Hamster sedang hamil atapun punya anak biasanya takaran di tambahkan jadi 2x lipat yatu maksimal 10 gram. Jangan lupa setiap kali mau kasih makan, tempat makan Hamster harus selalu dicuci terlebih dahulu karena biasanya Hamster suka buang air kecil di tempat makannya dan Hamster tidak akan mau makan jika tempat makannya bau pesing dan jangan pernah menebar makanan di seputaran lain kecuali di tempat makannya.
  2. Perhatikan persediaan makanannya. Sajikan makanan yan sesuai dengan kebutuhan dan kesehatan Hamster. Jangan lupa juga untuk memberinya minum berupa air tawar atau susu agar lebih kuat.
  3. Pilihlah kandang yang sesuai dengan jumlah dan jenis Hamsternya. Dan perhatikan kandang jangan sampai kosong. Lengkapilah kandang dengan berbagai macam mainan Hamster atau aksesoris yang di butuhkan. Selain itu perlu sobat tahu bahwa Hamster jika berada di alam akan berjalan sejauh 8 mil dalam semalam. Hal ini sudah menjadi insting alaminya. Makanya jika tidak ada perlengkapan untuk ia melakukan aktivitas, bisa-bisa Hamster jadi lumpuh. Alat-alat yang biasa di mainkan oleh Hamster adalah: roda putar Hamster, terowongan Hamster, kotak Hamster, mainan gigit, dll.
  4. Jangan malas untuk mencuci kandang. Kandang harus di cuci seminggu sekali. Lepas semua mainan dan aksesoris dalam kandang. Kandang, mainan, aksesoris, tempat makan minum semuanya harus dicuci sampai bersih. Jangan lupa di keringkan sampai benar-benar kering ya. Jangan lupa ganti serbuk kayunya juga, serbuk kayu berguna untuk menghangatkan Hamster dan membuang kotorannya juga air pipisnya. Minimal ganti serbuk kayu 2 minggu sekali agar tidak terjangkit penyakit dan Hamster juga tetap bersih dan tidak bau.
  5. Jangan pernah memandikan atau merendam Hamster dengan air, karna Hamster berasal dari daerah padang gurun dan tidak mengenal air. Jika sobat melakukannya ini akan membuat Hamster terkena pneumonia. Pneumonia adalah peradangan jaringan di salah satu atau kedua paru-paru yang biasanya disebabkan oleh infeksi. Dan Hamster adalah binatang yang paling mudah terkena penyakit karena itu kalau salah sedikit bisa terkena penyakit dan membahayakan jiwanya secara langsung. Jika memang terpaksa ada bercak yang tak bisa hilang, usakahan dengan cara melap Hamster -nya saja dengan tissue atau kain lembut, pokoknya jangan sampai tubuh Hamster basah.
  6. Jika ingin bermain dengan Hamster kesayangan sobat dengan cara mengeluarkannya dari kandang dan anda ingin memegangnya, jangan pernah lakukan sambil berdiri. Karna ada insting lain yang dipunya oleh Hamster sehingga Hamster bisa stress dan ketakutan. Karenanya, ajak ia bermain sambil duduk atau tiduran jika dia mau bermain denganmu. Akan terasa jauh lebih menyenangkan juga bukan?
  7. Sebelum memegang Hamster akan lebih baik jika kita mencuci tangan kita sampai bersih dengan sabun yang wangi atau yang biasa kita pakai. Hamster juga sangat sensitive terhadap penciumannya. Jika tanganmu kotor atau habis berjabat atau melakukan hal lain atau memakai wewangian yang terlalu berbeda, Hamster akan menganggap sobat orang asing dan tidak akan mau mendekati anda. Jika anda memaksa, anda bisa akan digigit dan hilang kepercayaan dari Hamster.
  8. Ingat, Hamster adalah binatang nokturnal yang berarti makhluk yang siang hari dipakai untuk tidur dan malam hari untuk beraktivitas. Karenanya jangan menjemur Hamster dibawah matahari atau terlalu disorot lampu panas. Hamster sangat cocok di tempat yang teduh.
  9. Di alam, Hamster mendirikan rumahnya sendiri di tempat yang sepi dan tersembunyi. Karena itu, taruhlah kandang di tempat yang tidak ramai dan tenang. Keadaan ramai akan sangat menganggu dan membuatnya tidak nyaman. Carilah sudut rumah yang nyaman untuk Hamster agar pikiran dan aktivitas Hamster pun dijalani dengan tenang tanpa beban. Ini juga membantu membuat Hamster bahagia karena ia menemukan tempat yang tidak jauh beda dengan di alam apalagi di tambah disayang sama kamu, he-he ...
  10. Jangan lupa untuk selalu berinteraktif dengan Hamster kamu. Berikan pijatan lembut dan elus tubuhnya akan menambah kepercayaan Hamster kepada sobat. Ia akan selalu merasa nyaman dan tenang ketika berada bersamamu dan tidak akan pernah takut. Oke, itulah poin-poin terpenting tentang cara merawat Hamster. Saya doakan semoga sobat dengan Hamster sobat langgeng dan bahagia Amin. Good luck! ... (#)
)*sumber: www.okdogi.com

>>Back to: Artikel dan Tips!

Senin, 08 Februari 2016

Fakta Unik Memelihara Hamster


(Ilustrasi)

Hamster adalah hewan kecil berbulu imut dan lucu sering kita lihat ditayangan video, media internet atau televisi, bergerak berlari lari bermain bola (hamster ball) bahkan menaiki tangga kecil dengan lincahnya, hewan pengerat ini banyak mengundang minat para pecinta binatang peliharaan untuk dijadikan salah satu peliharaannya, tetapi sebelum anda memutuskan membeli hamster untuk dijadikan hewan peliharaan ada baiknya membaca fakta-fakta unik memelihara Hamster berikut.

      1. Jangan Pernah Memandikan Hamster dengan Air

Meskipun tampaknya diluar logika, namun memandikan Hamster dengan air bisa berpotensi membunuh mereka. Karena faktanya Hamster adalah hewan kecil yang tidak dapat mengontrol hilangnya panas ketika dimasukkan ke dalam air bahkan ketika dimasukkan ke dalam air panas sekalipun, oleh karena itu tindakan memandikan Hamster harus dihindari sebab sangat berbahaya bagi keselamatannya, ketika Hamster kehilangan hawa panas dalam tubuhnya akan menyebabkan Hamster menjadi diam seolah mati karena stress berat, langkah penanggulangannya adalah segera mengeringkan Hamster dengan handuk dan menempatkan bantalan pemanas di kandang agar hewan peliharaan anda mendapatkan kembali suhu tubuh normalnya.

Tidak perlu untuk membersihkan Hamster karena mereka dapat menjaga bulunya tetap bersih. Jika ada zat kotor menempel pada bulu Hamster cukup gunakan kuas kecil untuk membersihkannya.

      2. Perlakuan untuk Hamster Syria 

Hamster Syria dikenal sangat agresive dan teritorial, hal ini harus difahami secara detil oleh semua pecinta Hamster karena Hamster jenis ini apabila disatukan dalam 1 kandang setidaknya satu Hamster akan mati arena mereka saling menyerang dan beradu oleh karenanya apabila anda memiliki lebih dari dua jenis Hamster sudah sharusnya menempatkan Hamster Syria dalam kandang yang berbeda.

       3. Hamster Bisa Hidup di Akuarium

Beberapa pemilik memilih menghemat biaya dengan menempatkan Hamster di akuarium (tanpa air tentunya). Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa ini berbahaya bagi Hamster karena semua hewan menghasilkan urin yang mengandung amonia dan ketika amonia menguap akan merusak sistem pernapasan Hamster yang menyebabkan pneumonia. Tanda-tanda Hamster kena pneumonia adalah bersin dan matanya berair. Namun pada kenyataannya Hamster hanya mengeluarkan sedikit urin yang berarti bahwa amonia yang dihasilkan juga sangat sedikit.

       4. Berikan Hamster Kandang yang Besar dan Luas

Jangan tempatkan Hamster di kandang sempit. Meskipun ukuran tubuh Hamster kecil tetapi sifat mereka sangat gesit dan agresif jadi gunakanlah kandang besar untuk aktifitas mereka agar leluasa berkeliaran dan mencegah masalah yang bisa ditimbulkan karena sempitnya area gerak mereka. Salah satu tanda bahwa kandangnya terlalu kecil adalah ketika Hamster sering menggigit kandangnya sendiri, perilaku ini menunjukkan keinginannya untuk melarikan diri. Ada sebuah percobaan yang dilakukan oleh Gernot Kühnen pada ukuran kandang dan pengayaan suhu dari Hamster emas.

Disimpulkan bahwa kandang dengan ukuran diatas 825 cm² atau lebih besar lebih cocok untuk Hamster emas. Apabila lebih kecil dari 825 cm² akan menyebabkan peningkatan suhu tubuh pada Hamster dengan menunjukkan perilaku tingkat stress tinggi.

      5. Tidak Semua Hamster Jinak

Fakta mengejutkan bagi pecinta hewan peliharaan bahwa ketika memelihara Hamster tidak semua jenis Hamster bisa menjadi jinak walaupun sudah lama dipelihara karena masing-masing Hamster memiliki karakter sendiri. Beberapa Hamster lebih suka menyendiri di kandang dan tidak suka terlalu sering diajak bermain, sedangkan ada sebagian lain dari jenis Hamster lebih menginginkan perhatian dari sang pemilik. Hal inilah yang menjadi fakta unik Hamster agar diketahui oleh pecinta hewan sebagai acuan untuk memahami sifat karakter dan perilaku Hamster secara umum. (#)

)*sumber: www.omediapc.com

>>Back to: Artikel dan Tips!

Sabtu, 06 Februari 2016

Merawat Kelinci supaya Sehat dan Bersih

(Ilustrasi)

Kelinci adalah salah satu hewan peliharaan yang paling imut. Itulah kenapa banyak orang yang suka memelihara kelinci. Meskipun dagingnya enak dimakan, tetapi kebanyakan orang memelihara kelinci sebagai hobi. Sayangnya, kelinci adalah hewan peliharaan yang mudah terkena penyakit dan mati.

Jadi, jika anda tertarik untuk memelihara kelinci, anda harus benar-benar bisa merawatnya dengan baik. Merawat kelinci tidaklah mudah. Setidaknya, ada 3 hal yang perlu diperhatikan, yaitu: memberi makan, membersihkan, dan mengandangkan adalah kunci dalam merawat kelinci.

      1. Cara Mengandangkan Kelinci

Ada beberapa orang yang lebih memilih melepas kelinci mereka di halaman rumah mereka dan ada juga sebagian orang yang lebih memilih mengandangkannya. Mana yang lebih bagus? Jika anda melepasnya, kelinci biasanya akan menggali tanah sebagai tempat persembunyian mereka, bahkan sebagai tempat beranak dan tidur. Padahal, dengan bersembunyi di bawah tanah kelinci akan lebih mudah terkena penyakit.

Jadi, mengandangkannya adalah cara merawat kelinci yang lebih bagus. Sebaiknya anda membuat kandang yang mana alasnya tidak langsung bersentuhan dengan tanah. Model kandang seperti ini juga memudahkan kita untuk membersihkannya.

      2. Cara Memberi Makan Kelinci

Pada dasarnya kelinci bisa mencari makan sendiri jika anda melepasnya ke halaman rumah anda. Umbi-umbian, biji-bijian, dan rerumputan bisa menjadi makanan bagi kelinci. Tetapi, jika anda lebih memilih memeliharanya di kandang, anda perlu memberinya makan setiap hari.

Memberi makan kelinci juga lebih bagus karena anda bisa memastikan makanannya sehat dan baik untuk kelinci. Ada beberapa makanan yang bagus untuk kelinci. Misalnya, sayur-sayuran sangatlah bagus untuk kesehatan kelinci. Selain itu, memberinya makan rumput awetan, umbi-umbian, biji-bijian, atau konsentrat juga merupakan salah satu cara merawat kelinci.

      3. Cara Membersihkan Kelinci

Selain mengandangkan dan memberi makan, anda juga perlu membersihkan kelinci anda secara teratur. Baik anda membiarkannya hidup di luar ataupun di kandang, bulu kelinci pasti akan kotor.

Sebenarnya, kelinci suka menjilati bulu mereka untuk membersihkan diri, tetapi kadang itu saja tidak cukup sehingga anda perlu membersihkannya. Cara memandikan kelinci sangat mudah. Mandikan dengan air lalu keringkan. (#)

)*sumber: www.alwib.net

>>Back to: Artikel dan Tips!
 

Jumat, 05 Februari 2016

Agar Kelinci Tidak Berkelahi

(Ilustrasi)

Siapa yang tak kenal dengan kelinci. Hewan peliharaan yang menggemaskan ini tentu tak asing bagi Anda. Mungkin Anda ingin memelihara lebih dari satu kelinci agar dapat berkembang biak atau pun sebagai teman bermain bagi kelinci yang sudah ada. Untuk menyatukan beberapa kelinci butuh trik tersendiri agar mereka tidak saling berkelahi. Berikut adalah tips bagaimana memperkenalkan kelinci satu sama lain:
  1. Ambil kelinci lama dan tempatkan di tempat yang netral, tempat yang belum ditandai sebagai daerah kekuasaannya. Anda bisa menempatkan kelinci di kamar mandi kering atau kamar tidur.
  2. Jauhkan kelinci dari permukaan yang licin dengan menempatkan karpet karet yang dilapisi kain flanel, kain yang biasanya digunakan untuk selimut bayi, di lantai ruangan yang Anda inginkan. Tutup shower, bathtub, toilet, dan kabinet yang ada di kamar mandi, jika Anda menempatkan kelinci di kamar mandi.
  3. Mintalah anggota keluarga lain yang sudah dewasa untuk membantu Anda mengawasi kelinci. Jadi, Anda dan anggota keluarga yang lain masing-masing mengawasi satu kelinci.
  4. Tempatkan semua kelinci dalam satu ruangan dan biarkan mereka berinteraksi satu sama lain. Awasi dari dekat, dan setiap orang bersiap untuk mengambil kelinci jika mereka saling menyerang.
  5. Bicaralah pada kelinci dengan tenang dan puji jika mereka bersikap baik. Dorong kelinci untuk bersikap baik dengan kelinci lain. Cukup satu orang saja yang berbicara agar kelinci tidak bingung.
  6. Bicaralah dengan lantang dan jelas jika kelinci mulai berkelahi, dengan mengatakan “Jangan berkelahi, tidak boleh saling menggigit!” sambil bertepuk tangan dengan keras.
  7. Pisahkan kelinci yang sedang berkelahi dengan tutup penggorengan. Anda juga bisa memisahkan mereka dengan tangan jika menggunakan sarung tangan tebal untuk melindungi dari gigitan kelinci.
  8. Kelinci memiliki gigi yang sangat tajam sehingga jika tidak menggunakan pelindung, tangan Anda bisa digigit dan mengalami luka.
  9. Jika semua baik-baik saja, lanjutkan selama 10 hingga 15 menit. Namun, jika kelinci berkelahi dengan sengit segera hentikan proses ini.
  10. Ulangi proses perkenalan ini sekitar 10 sampai 15 menit setiap hari, sampai mereka mulai akur ketika ditempatkan bersama-sama.
  11. Setelah mulai akur, tempatkan kelinci di kandang atau tempat bermain yang netral. Jika mereka akur, biarkan mereka tetap di dalam kandang tersebut selama beberapa jam. Perhatikan dengan cermat, jangan biarkan mereka sendirian.
  12. Setelah kelinci akur satu sama lain di kandang dan area bermain yang netral, tempatkan mereka di kandang yang sebenarnya. Tetap perhatikan kelinci Anda, jika mereka akur di kandang tersebut berarti mereka sudah terikat.
  13. Taruh kelinci di area bermain secara bersamaan. Biarkan mereka berlari-lari untuk beberapa waktu, sambil terus diperhatikan. Jika kelinci tetap akur, maka proses perkenalan sudah selesai dan Anda bisa meninggalkan mereka sendirian saat yakin bahwa mereka tidak akan berkelahi ketika Anda pergi. (#)
)*sumber: www.amazine.co

>>Back to: Artikel dan Tips!
 

Kamis, 04 Februari 2016

Cara Memandikan Kelinci

(Ilustrasi)

Sebagian besar kelinci mandi sendiri dengan menjilati bulu mereka seperti yang dilakukan oleh kucing. Sesekali, kelinci duduk di kotak kotoran sehingga mengotori bulu-bulunya yang sulit dibersihkan oleh mereka sendiri. Sebagian kotoran mungkin bisa dibersihkan tanpa menggunakan air, namun sebagian lain harus menggunakan air karena sudah terlanjur menempel di pantat atau kaki kelinci. Jika sudah demikian, Anda perlu memandikan kelinci. Berikut adalah tips dan cara memandikan kelinci kesayangan Anda:
  1. Isi ember atau bathtub dengan air hangat kuku setinggi 2,5 cm, kemudian masukkan kelinci ke dalam ember. Periksa kehangatan air untuk memastikan jangan sampai terlalu panas. Jangan meninggalkan kelinci tanpa pengawasan karena bisa jadi dia mencoba melompat keluar ember dan berpotensi melukai dirinya sendiri.
  2. Mandikan kelinci dengan teman atau anggota keluarga lain jika memungkinkan. Satu orang memegang kelinci sehingga tidak terpeleset dan melukai dirinya sendiri, sementara yang lain menggunakan washlap atau sikat lembut untuk memandikan kelinci. Cukup gunakan air biasa, jangan gunakan sabun karena mungkin tidak bisa dibilas dengan bersih dan pada akhirnya akan termakan oleh kelinci.
  3. Angkat kelinci dari ember dengan hati-hati, ajak teman atau anggota keluarga yang lain untuk membantu. Pastikan untuk mengamankan kaki belakangnya sehingga kelinci tidak menendang dengan liar dan mematahkan punggungnya. Anda juga dapat membawanya dengan memegang bagian tengkuk belakang kepalanya.
  4. Keringkan tubuh kelinci dengan handuk dan lilitkan handuk ke tubuhnya agar tidak kedinginan. Tepuk-tepuk dan bungkus tubuhnya secara bergantian dengan handuk sampai benar-benar kering. Dibutuhkan waktu sekitar 1 jam sampai semua bulunya kering. Bisa juga menggunakan pengering rambut (hair dryer) dan menyetelnya pada panas rendah atau kecepatan lambat, untuk mengeringkan bulu tubuh kelinci. Namun, pertimbangkan sifat kelinci Anda. Jika dia sangat aktif, suara bising mungkin bisa menakutkannya, sehingga menggunakan pengering rambut harus dihindari.
  5. Setelah kering, sikat atau sisir bulunya untuk menghaluskan dan membuatnya mengembang lagi. Bisa jadi kelinci Anda akan menjilati lagi tubuhnya, hal ini juga bertujuan untuk meluruskan bulunya.(#)
)*sumber: www.amazine.co

>>Back to: Artikel dan Tips!